Kidung Angkara
Burung merak melayang menyelinap ke istana
awan……………
Ditahtanya di rentangkan sayap……………
Dari dadanya semburat sinar rembulan……………
Kidung Pamunkas
Ditahtanya di rentangkan sayap……………
Dari dadanya semburat sinar rembulan……………
Kidung Pamunkas
***
Aku datang dari balik kabut merah
Terbang melintasi samudra darah
akan ku pecah rembulan malam
akan ku buat seisi alam menjadi kelam
akulah pangeran kegelapan
Kidung pamungkas ...."
Terbang melintasi samudra darah
akan ku pecah rembulan malam
akan ku buat seisi alam menjadi kelam
akulah pangeran kegelapan
Kidung pamungkas ...."
***
Aku berkelana mencari cinta ke desa-desa yang jauh
Akhirnya di candi Walandit kupuaskan dahagaku
aku seorng pengembara yg bergandengan tangan
dengan matahari
tapi yg datang dari kegelapan dan turun bersama tetesan darah manusia
jangan bangunkan aku
biarkan aku tidur pulas diatas pangkuan rembulan
biarkan aku terbang bagai kelelawar malam …
biarkan aku lintasi samudera luas yg penuh darah
biarkan aku buat dunia berwarna merah
***
kata membuat mantra
mantra menyusun daya
ku hiasi seisi bumi dengan mantraku
***
tapi yg datang dari kegelapan dan turun bersama tetesan darah manusia
jangan bangunkan aku
biarkan aku tidur pulas diatas pangkuan rembulan
biarkan aku terbang bagai kelelawar malam …
biarkan aku lintasi samudera luas yg penuh darah
biarkan aku buat dunia berwarna merah
***
kata membuat mantra
mantra menyusun daya
ku hiasi seisi bumi dengan mantraku
***
Ketika kata-kata……………
Sudah tidak bisa menjawab tanya……………
Maka bahasa pedanglah yang bicara………………
Bahasa para ksatria……………
Bahwa bumi mununtut sesaji darah manusia……………
Pedang……………
Taring Betarakala sedang di amuk murka……………
Amarahnya menelan rembulan jadi gerhana……………
Bumi……………
Gelap pekat menangis air mata merah……………
Gemerlap kilat pedang menusuk dunia……………
Darah mengalir dari ujung pedang kekuasaan……………
Tergelar dari ujung pedang……………
Sebagaimana derita juga tergelar dari ujung yang sama……………
***
Burung merak melayang menyelinap ke istana awan……………
Ditahtanya di rentangkan sayap……………
Dari dadanya semburat sinar rembulan……………
Memancarkan kekuatan .........
Menghancurkan kegelapan yang kelam .......
Dengan kekuatan aji sakti .........
Dengan kekuatan aji sakti .........
Kidung Pamunkas
***